Usaha sampingan untuk karyawan modal kecil sepertinya berpeluang untuk menambah penghasilan. Bisa dikerjakan setelah usai kerja.
Banyak orang yang melakukan usaha sampingan untuk menambah-nambah penghasilan utama. Meningkatnya kebutuhan memang menuntut orang untuk memutar otak, mencari sumber penghasilan lain.
Apalagi bagi seorang karyawan, yang penghasilannya masih kecil, maka mencari penghasilan dari usaha sampingan sangat dibutuhkan.
Biaya hidup memang semakin tinggi. Harga kebutuhan pokok cenderung terus naik. Maka, bila hanya mengandalkan penghasilan yang sudah ada, banyak yang kewalahan.
Ada yang menenmpuh jalan pintas, dengan cara meminjam, berhutang, tutup lobang gali lobang. Tapi hal tersebut justru tidak menyelesaikan masalah.
Yang bagus adalah mencari usaha sampingan yang mungkin dikerjakan setelah selesai bekerja. Kalau dilakukan dengan serius, tekun, banyak kok yang justru penghasilannya dari usaha sampingan lebih besar dari penghasilan utamanya.
Banyak yang kemudian resign dari pekerjaan utama, kemudian menekuni yang tadinya usaha sampingan menjadi usaha dan sumber penghasilan utama.
Usaha Sampingan Untuk Karyawan Hanya Perlu Modal Kecil
Bila saat ini kamu seorang karyawan, penghasilan dirasa tidak cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, maka jangan salah langkah.
Mempunyai usaha sampingan adalah hal yang bisa dilakukan, meski mungkin tidak mudah, tapi punya banyak potensi untuk sukses.
Berikut beberapa usaha sampingan yang bisa ditekuni oleh seorang karyawan:
1. Jualan Pulsa
Hanya bermodalkan smartphone, modal beberapa ratus ribu rupiah, seorang karyawan bisa berjualan pulsa.
Tidak harus buka konter atau kios pulsa. Beritahu saja sesama karyawan bahwa ia berjaualan pulsa. Siapa yang memerlukan bisa mengisi pulsa, kuota internet, dan token listrik. Sistem pembayarannya bisa kontan, atau dibayar mingguan ketika gajian.
Keuntungannya bisa lumayan. Namun kalau ingin lebih banyak keuntungan, pemasarannya harus ke lebih banyak pelanggan. Kalau dilakukan dengan tekun, memutar modal dengan baik, bisa naik level menjadi agen pulsa.
Agen pulsa menjual pulsa ke para penjual pulsa atau konter. Modal yang diperlukan memang harus lebih besar, tapi bisa bertahap. Keuntungan bisa lebih besar, dan sebenarnya bisa lebih sederhana dalam penjualan.
2. Kredit Barang
Ketika keadaan sulit untuk membeli barang atau keperluan secara kontan, banyak orang yang berpaling ke cara kredit.
Usaha kredit barang bisa jadi usaha sampingan yang menghasilkan laba lumayan. Mula-mula, tidak harus modal sendiri. Kita bisa kerja sama dengan orang lain yang juga bergerak di bidang kredit barang.
Namun, usaha sampingan kredit barang ini menghadapi tantangan yang agak rumit. Banyak yang ngambil barang, tapi sulit ketika bayarnya. Sebaiknya, pasarkan barang hanya kepada orang-orang yang sudah dikenal saja.
Menjanjikan keuntungan yang besar, karena harga barang memang lebih mahal. Tapi resikonya juga besar. Perlu kehati-hatian dalam menjalankan bisnis atau usaha sampingan kredit barang ini.
Baca Juga : Toko Tani Usaha Berpeluang Menjanjikan
3. PPOB
PPOB adalah singkatan dari Payment Point Online Bank. Masyarakat menyebutnya dengan istilah pembayaran online.
PPOB ini adalah sistem pembayaran online yang terkoneksi dengan sistem perbankan menggunakan data yang sangat akurat.
Usaha sampingan PPOB dulu harus dilengkapi dengan komputer atau laptop untuk menjalankannya. Sekarang tidak lagi demikian. Cukup dengan smartphone, usaha PPOB bisa dijalankan. Tidak harus buka kios atau konter, dari mana saja pun bisa dijalankan asal ada koneksi internet.
PPOB bisa melayani pembayaran:
- Tagihan PDAM
- Tagihan listrik pasca bayar
- Pembelian token listrik prabayar
- Pulsa
- Kuota internet
- Iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Cicilan kendaraan bermotor
- Tagihan kartu kredit
- Bayar pajak kendaraan
- Dan sebagainya.
Untuk bisa membuka usaha sampingan PPOB ini seseorang bisa daptar di beberapa bank yang menyediakan layanan ini, misalnya BRI, Bank Mandiri, BNI, dan sebagainya. Beberapa Bank Perkreditan Rakyat (BPR) pun ada yang membuka peluang kerja sama PPOB.
4. Jual Beli HP Bekas
Jual beli HP bekas bisa jadi usaha sampingan yang fleksible dalam menjalankannya. Tidak harus buka konter atau kios.
Banyak orang yang kepepet keuangan kemudian menjual HP. Atau ada yang menjual HP karena ingin menggantinya dengan model yang baru.
Untuk mencari pembeli atau yang akan menjual HP bekas, sekarang tidak sulit. Gunakan saja media sosial seperti facebook. Di sana banyak yang menawarkan HP dengan harga yang miring.
Hanya perlu diperhatikan, kamu harus mempunyai keahlian memeriksa HP bekas yang dibeli, supaya tidak tertipu. Pastikan kelemahan atau cacat HP yang akan dibeli diketahui dengan pasti. Supaya bisa mentukan harga beli dan nanji harga jual HP tersebut.
5. Jual Beli Sepeda Motor Bekas
Usaha sampingan yang bisa ditekuni oleh karyawan lainnya adalah jual beli sepeda motor bekas. Pasarannya sangat bagus, meski model sepeda motor baru makin beragam, pasaran motor bekas tetap ada.
Dalam satu transaksi, keuntungannya bisa lumayan. Antara Rp. 500 - 1 juta. Bisa-bisanya dalam nego membeli dan menjual kembali motor bekas.
Atau hanya sekedar calo atau makelar sepeda motor bekas pun, keuntungannya bisa lumayan. Tanpa keluar modal, bisa mendapatkan keuntungan.
Hanya perlu diperhatikan soal surat-surat kendaraannya. Jangan sampai membeli motor bodong. Pokoknya surat-suratnya harus lengkap dan sesuai dengan fisik motor (nomor rangka dan nomor mesin).
6. Jualan Online
Jualan online belakangan ini semakin menjadi trend. Terutama ketika pandemi covid-19 berlangsung, pola konsumen berubah karena ada pembatasan mobilitas oleh pemerintah.
Berjualan online tidak harus produk sendiri, bisa menjual produk orang lain. Bagusnya, apa produk yang sedang trend, lalu kita cari suplayer yang menyediakan layanan reseller atau dropship.
Untuk menjualnya kita bisa membuka toko di berbagai marketplace, misalnya di facebook marketplace, tokopedia, lazada, bukalapak, shopee, dan sebagainya.
Untuk membuat toko di berbagai marketplace sangat mudah. Pelajari saja petunjuk atau pusat bantuan di tiap marketplace.
Berbagai produk bisa dijual di marketplace. Isilah toko di marketplace dengan berbagai produk, semakin banyak produk yang dijual, semakin besar kemungkinannya terjadi transaksi.
Nah, itulah beberapa usaha sampingan yang bisa ditekuni oleh seorang karyawan dan bisa menambah-nambah penghasilan.
***

